Senin, 04 Desember 2017

MENGENAL FILSAFAT

Filsafat Dalam Kehidupan Sehari-hari
      Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti bertemu dengan materi/benda-benda dan fenomena-fenomena alam yang penuh dengan penafsiran-penafsiran filsafat. Mendengar kata filsafat kita pastinya bertanya-tanya apa itu filsafat? Filsafat adalah ilmu yang mempelajari nilai-nilai estetika yang terkandung dalam sebuah materi, ilmu, dan pemahaman-pemahaman. Filsafat sendiri memiliki tiga cabang ilmu, yaitu: Ontology, Epistimology, dan Axiology. Sebelum kita masuk dalam pembahasan ketiga cabang ilmu tersebut kita harus memahami hakikat fenomenology[1], fenomenologi berasal dari bahasa yunani, yaitu: phaenomenon dan logos. Phainomenon berarti tampak dan phainen memperlihatkan, sedangkan Logos berarti kata, ucapan, rasio, dan pertimbangan. Dengan demikian, fenomenologi secara umum dapat diartikan sebagai ilmu yang mengkaji fenomena-fenomena yang tampak, dan dapat rasakan oleh indra kita manusia. Lorens Bagus memberikan dua pengertian terhadap fenomenologi. Dalam arti luas, fenomenologi adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala apasaja yang tampak. Dalam arti sempit, fenomenologi adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala apa saja yang menampakkan diri pada kesadaran kita.
          Hegel (1807) memperluas pengertian fenomenologi dengan merumuskan nya sebagai ilmu yang mempelajari mengenai pengalaman kesadaran, yakni mengenai perjalanan dealektis kesadaran kodrati menuju pengetahuan yang sebenar nya. Fenomenologi menunjukkan proses menjadi ilmu pengetahuan pada umum nya dan kemampuan mengetahui sebagai perjalanan jiwa lewat bentuk-bentuk atau gambaran kesadaran yang bertahap untuk sampai kepada pengetahuan mutlak. Bagi Hegel, fenomena tidak lain merupakan penampakan dari pengetahuan inderawi: fenomena-fenomena merupakan manifestasi konkret dan historis dari perkembangan pikiran manusia. Dapat disimpulkan Fenomena merupakan kejadian-kejadian yang terjadi tampak dan merupakan turunan dari pemikiran manusia yang konkret dan dapat di inderaawi oleh indra manusia.
         Dalam ilmu filsafat ada tiga cabang ilmu yang wajib dipahami oleh para pemula, diantaranya:
  • Ontology, ontologi adalah cabang ilmu filsafat yang mempelajari entitas suatu ilmu pengetahuan  mengenai pertanyaan yang ada sehingga itu dapat dikatakan ada, dan bagai mana ilmu pengetahuan tersebut dapat dikelompokkan, mengenai hirarki dan dibagi menurut persamaan dan perbedaan. Contoh dari ontologi, disini saya mencoba mengambil contoh yang sederhana: kita ambil contoh hand pone, hand phone adalah benda hasil dari ilmu pengetahuan yang dapat kita temui sehari-hari, ya seperti yang kita gunakan untuk membaca tulisan ini. Kalau kita pikirkan hand phone akan memunculkan pertanyaan kenapa benda ini harus bernama hand phone? Sehingga hand phone ini dapat dikatakan ada? Nah disini ontologi berperan penting untuk mengkaji terhadap keberadaan benda tersebut.
  • Epistemology, epistemologi adalah cabang ilmu filsafat yang mempelajari hakikat dan pengetahuan, pengandai-ngandaian, dasar, dan pertanggung jawaban atas pernyataan terhadap ilmu pengetahuan yang kita miliki. Mula-mula manusia percaya bahwa dengan kekuasaan pengetahuan nya ia dapat mencapai realitas sebagaimana para filosof pra Socrates, sebagai ilmuan pertama yang mempopulerkan filsafat di alam Barat. Contoh epistemologi: kita kembali pada contoh diawal, yaitu:hand phone biar berkesinambungan. Epistemologi disini bertanggung jawab atas pernyataan kita terhadap hand phone. Kita harus bisa bertanggung jawab atas segala pernyataan kita keluarkan, seperti pernyataan kita terhadap hand phone tadi.
  • Axiology, axsiology adalah cabang ilmu filsafat yang mempelajari hakikat dan manfaat yang sebenarnya dari ilmu pengetahuan yang kita miliki, dan lebih pada tindakan yang akan kita lakukan terhadap pernyataan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Apabila tidak ada suatu tindakan maka kita belum selesai di epistemologi. Contoh axiology, setelah kita dapat memper tanggung jawabkan pernyataan kita terhadap hand phone di epistemologi maka kita diaxiology akan ditagih tindakan dan aksi kita terhadap hand phone. Apa yang akan kita lakukan dengan adanya hand phone ini? maka axiology akan menjawab pertanyaan tadi.
       Dari pernyataan diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa tiga cabang ilmu filsafat diatas mempunya keterkaitan dimana kita tidak bisa menghilangkan salah satu dari cabang ilmu tersebut, karna akan memotong dan menyesatkan manusia jika dari salah satu tiga cabang ilmu filsafat di atas dihilangkan.

[1]rumahmakalah.blogspot.co.id/2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar